adilah manusia yang mau melihat dua sisi kehidupan. Jangan hanya sekedar melihat satu sisi. Kebiasaan seseorang hanya melihat sisi buruk tanpa mau tahu sisi baik orang lain.
Seperti kertas putih dengan titik hitamnya, yang diperhatikan bukanlah kertas putih melainkan titik hitam. Kadang seribu kebajikan akan hilang hanya dengan satu kesalahan kecil.
Pertanyaannya; mengapa kita membiasakan diri untuk melihat dan mengingat yang buruk? Padahal banyak hal bajik yang juga bisa kita ingat?
Mari kita awali hari ini dengan selalu mengingat hal bajik.