Banyak diantara kita dengan mudah berkata maaf saat melakukan kesalahan. Namun, tidak banyak diantara kita yang setelah meminta maaf lantas melakukan sebuah perubahan dalam diri untuk tidak melakukan kesalahan yang sama.
Mengapa hal itu terjadi?
Tentu karena kotoran batin yang masih membelenggu yang disebabkan oleh keserakahan, kebencian dan delusi. Sehingga pandangan dan pikiran benar sebagai indikator kebijaksanaan tidak tumbuh dan berkembang dengan baik.
Kita membutuhkan kesiapan mental untuk dapat lebih dewasa dalam menyikapi segala sesuatu. Menjadi jujur dan benar-benar jujur, baik pada diri sendiri dan orang lain. Sehingga layak untuk dipercaya dan dipertimbangkan secara matang setiap kata maaf yang terlontar dan kesiapan untuk melakukan sebuah perubahan ke arah yang lebih baik.
Mari belajar lebih cermat dan berusaha menjadi dewasa dalam bertindak.